Sodik menelponku, mengajakku jalan sekaligus buka puasa diluar dan aku menyetujuinya. Terkadang aku heran padanya, kenapa masih saja terus memperjuangkan orang yang memang telah jelas-jelas menyia-menyiakan, jelas-jelas lebih tua darinya, jelas-jelas sering memanfaatkannya.
Sore ini dia memang terlihat agak berbeda dari biasanya yang tiap melihat sesuatu pasti dibicarakan, semua diomongin, segala topik dibahas. Hari ini dia terlihat lebih cool dan jauh lebih wangi, sepertinya akan ada sesuatu.
Setelah berputar-putar mencari tempat makan, ujung-ujungnya nyangkut di Solaria (lagi), maklum harga mahasiswa kali ya haha..
Di sela-sela pembicaraan, sesekali dia mengarahkan ke arah "kita" tapi aku berusaha mengalihkan ke topik yang lain sampai akhirnya dia menyuruh aku diam. Ini yang selalu membuatku kesal padanya, membuatku malas setiap diajak jalan olehnya. Endingnya selalu kita, kayak dulu, bareng lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar