Minggu, 18 Desember 2016

Dewasa

Menjadi dewasa, aku pikir itu menyenangkan. Ketika orang tua memberikan kepercayaan terhadap pilihanku, memberikan tanggung jawab sepenuhnya akan hal yang telah aku pilih, mengapresiasi mengenai hal apapun yang telah aku dambakan dan aku capai. Ini menyenangkan ketika aku dapat melewati segala sesuatu dengan mudah, merasa puas akan apa yang telah didapat dengan usaha sendiri.
Menyenangkan juga saat mereka masih mengkhawatirkanku ketika hari sudah larut dan aku masih bergelut dengan pekerjaanku. Kak dimana? Kak pulang jam berapa? Kak langsung pulang? Kak dijemput siapa? Kak sudah makan? Kak mau makan apa?, yah pertanyaan sederhana yang selalu memenuhi whatsappku.
Tapi, menyedihkan ketika rumah hanya menjadi tempat tidur. Ketika pulang dengan rasa lelah, tanpa banyak bicara langsung menuju kamar dan tidur, begitupun dengan pagi hari, hanya berpakaian, sarapan, lalu pergi kembali. Aku rindu ketika waktuku lebih banyak dengan mereka. Menceritakan semua hal pada mereka.

Ceritaku kini hanya singkat saja, mengenai pekerjaan.

Ketika aku dipusingkan dengan pekerjaan, mereka menjadi korban kemarahanku. Ini menyakitkan, ketika aku tak bisa mengontrol emosi didepan mereka, ketika aku menunjukkan rasa lelahku, menceritakan keluh kesahku di kantor, melihat kondisi tubuhku yang semakin tak karuan.

Aku rasa ini terlalu cepat. Jika bisa, aku ingin lebih lama menjadi remaja. Ketika semuanya selalu terasa mudah. Tak perlu memikirkan ini itu dan hal yang cukup berat. Ketika tekanan pekerjaan yang semakin dashyat dan pertanyaan akan “berumah tangga” semakin terus dipertanyakan dan ditekankan, aku benci.

Kamis, 09 Juni 2016

Waktu

Tiba saatnya dimana aku berada pada titik klimaks.
Saat aku harus benar-benar memanfaatkan waktu, menggunakan waktu sebaik dan seefisien mungkin.
Dimana keduanya adalah tanggung jawab yang berat.
Tak ada yang bisa dinomor duakan salah satunya.
Ini sulit untuk menyelesaikan dalam waktu yang bersamaan.
Menyia-nyiakan, rasanya sudah tak bisa.
Menyia-nyiakan, kini jadi penyesalan.
Kini aku sadar, waktu benar-benar tak bisa kembali.

Sabtu, 12 Maret 2016

komitmen

Ini sudah bukan lagi tentang pacaran yang hanya pacaran, yang ketika setiap detik harus saling berkabar, setiap menit harus saling mengingatkan, setiap jam harus saling menatap, setiap hari yang harus bersama. Ini tentang kedewasaan dan saling kepercayaan memegang komitmen. Tak perlu selalu menjadikan komunikasi sebagai bahan pertengkaran. Selama aku dan kamu mempunyai kesibukan yang memang sibuk, disitulah kesabaran diuji. Ketika pesanmu baru ku balas setelah beberapa jam kemudian atau sebaliknya, saling memaklumi akan pekerjaan yang memang tega tak memberikan waktu untuk kita hanya saling bertegur sapa adalah cara terbaik.
Ketika diluar sana banyak wanita cantik dan lebih banyak waktu untukmu, kamu tetap bertahan dengan wanita pas-pasan dan sulit meluangkan waktu untukmu bahkan hanya untuk membalas pesan singkatmu. Begitu juga denganku yang setiap hari bertemu teman kantor yang selalu mendoakan untuk segera berpisah denganmu, aku berusaha untuk tetap mengacuhkannya.

Rabu, 06 Januari 2016

Alhamdulillah 2015, Bismillah 2016

Hidup memang tak selalu indah, tak selalu seperti yang kita harapkan. Jika semua selalu mudah kita tak akan pernah tau arti dari berusaha, jika semua tak bisa dilewati kita juga tak akan tau arti indahnya bersyukur. Untuk semua yang telah lalu aku bersyukur dapat melewatinya, untuk semua yang diharapkan aku juga bersyukur Allah telah mengabulkannya.
Kerja ditempat baru yang auranya jauh lebih positif, nyaman, materipun lebih dari cukup. Semua yang diimpikan like merried with someone who not perfect but can comfort me, guide me, and be better together. Then beli mobil pake hasil jerih payah sendiri. Now i see susahnya cari duit.

Untuk yang akan dihadapi, aku harap semua bisa dijalani dengan mudah. Masalah yang menanti dapat diselesaikan dengan menjadikan diri lebih dewasa dan mengambil hikmah darinya. My second sidang maksimal Juni, my second graduated from collage must be happen. Harus banget lulus bareng suami tercintaaaa ~ AAMIIN ...