“Tadinya mau ngajak ketemu dulu tapi salah liat tanggal, kirain
baru tanggal 12 atau 13 ternyata udah 14 dan besok aku balik”. Begitulah kira-kira
pesan yang ku dapati darinya, entah kapan akan bertemu lagi. Jika memang
berniat untuk menemuiku pasti takan beralasan, toh hari itu juga masih siang,
masih banyak waktu untuk bertemu sebelum tanggal 15. Dan sejak sore kemarin dia
sudah selamat sampai dikampung halamannya, Tarakan.
Aku bertemu juniornya tepat di depan minimarket tak jauh
dari rumahku.
“ki, masuk kuliah kapan?”
“tanggal 8 teh”
“8 apa?”
“September”
Oke berati kurang lebih dia balik sini awal September, ya
rabb lama sekali rasanya nanti aku harus
menahan rindu.
Apa dia akan ingat pada janjinya untuk membelikanku gelang
yang terbuat dari kulit penyu? Seandainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar