Jumat, 29 Mei 2015

Karena setiap yang terjadi belum tentu sesuai dengan keinginan.
Saat benar – benar membutuhkan, menginginkan, mengharapkan, terkadang tak sesuai dengan hati.
Bersikap seolah – olah sejalan ternyata mengandung arti yang bermacam – macam, seakan – akan aku seorang penjahat yang sedang mempermainkan anak buahnya. Mencari keuntungan sendiri tanpa memikirkan yang lain.
Bukan menutupi atau menyembunyikan, karena pada akhirnya semua akan tahu. Lambat laun semua menciumnya. Saat orang – orang mulai memperhatikan, melihat, menyimak, mencari tahu tentang rasa penasaran.
Selebriti. Yah begitulah kira – kira sebutan yang tepat untukku saat ini. Saat dimana semua orang memperhatikan secara tidak langsung karena rasa ingin tahunya dan berkata “Oh itu”. Ini resiko terikat dengan “master camp” dan ini menjadikan tanda WASPADA untukku karena ternyata matanya tak hanya 2.
Jika berdusta, pasti akan terbaca. 
Jika berkhianat, pasti akan cepat terbongkar. 
Jika pergi, tentu menyakiti. 
Namun apa mungkin lebih baik daripada seperti ini? Ketika pertanyaan mulai timbul dari yang terdahulu, jawabannya hanya berisi kebohongan dan lebih memilih terpenjara seharian dalam sebuah ruang kecil lalu menghabiskan waktu disana bersama dibandingkan berkeliaran mencari mati diluar sana. 

Lalu apakah mungkin semua akan seperti ini seterusnya?
 

Rabu, 04 Maret 2015

February 26, 2015

Belum telat kan buat say thanks for February, Pink Month, Beautiful Colour, Short and Full of Love.
Terima kasih februari, mempertemukanku pada banyak orang yang benar-benar menyayangi.
Terima kasih untuk yang tanpa alasan lewat begitu saja di penghujung bulan.
Terima kasih untuk semua yang remember about 26th February. YEAAAAYYY Finally im 22nd years old. Dimana semua orang say “LICIK LO BARU 22” “SEBEL IH BARU 22” “KENAPA KAMU BARU 22 SIH SA”. Kan gue anak manis nan pintar, muda dan berbakat LOL.
Thank my Darl, seperangkat alat solat dan first cake for first blowing candles in the morning at 26. Next years semoga bisa dibarengi ijab dan menjadi halal, solat berjamaah berdua. AAMIIN.
Thanks to all.
Second cake for second blowing candles, Pink shirt, pink blazer, batik toscanya, pencil box pink, real pink atk, pink shoes, pink blouse, red and zebra shoes, girly bag, blue shirt, Spongebob wallet, almond, cheesecake red velvet, spongebob bolster yang kedua yeay now I have 2 and many more..

And Hallo 22, I’m women and elegan now HAHAHA

Kamis, 26 Februari 2015

Dan selamat tanggal 26 februari yang ke 22

Alhamdulillah wa syukurillah masih diberi kesempatan, kesehatan, untuk hidup, beribadah, bersyukur. Semoga ini usia keberuntungan, dimana semua harapan dan cita-cita dapat tercapai, segala urusan dimudahkan, kuliah, kerja, lancar.

Thanks for all my of my supporter like my family, my best friend, my love, my friend and many more. So glad to know that you’re still remember about 26 February. ILY all muah..

Kamis, 05 Februari 2015

Takut

Terkadang aku takut untuk menjadi dewasa, aku belum siap menghadapi semuanya. Menghadapi orang-orang diluar sana yang saling sikuk menjatuhkan satu sama lain, menghadapi masalah yang tentunya jauh berbeda dengan masalah seorang pelajar, bertemu orang-orang baru yang tak sama sekali tahu isi hatinya.
Aku merasa malu, benar-benar malu. Ketika orang lain telah bisa memberi sesuatu kepada orangtuanya, aku masih saja meminta, bermanja-manjaan, bahkan menyakiti mereka. Uang saku yang masih mengalir, biaya kuliah yang masih menjadi beban mereka. Aku pikir dengan selesai kuliah, mendapat pekerjaan, dan berumur matang bisa dengan begitu saja mengurangi beban orangtuaku, ternyata tidak. Bukan aku memberi saat menerima gaji, malah meminta dipertengahan bulan.
21 tahun, usia yang sudah tak muda lagi. Sudah menyelesaikan studi diploma 3 semenjak 1,5 tahun yang lalu, harusnya sudah benar-benar tak membebani orang tua. Aku berusaha untuk benar-benar mengubah sikapku yang terlalu kekanak-kanakan.

Tuhan, bisakah aku selamanya terus muda? Terus bersama kedua orang tua dan kedua adikku? Bisakah kita terus bersama sampe nanti tanpa ada siapapun?

Rabu, 21 Januari 2015

So Bad I Miss All of Moment

Bau parfum itu tiba-tiba tercium. Aku mengingat semua, benar-benar merindukan segala hal yang ada pada saat itu. Saat dimana tinggal meminta jika aku ingin membeli sesuatu, tinggal belajar jika ingin bisa, tinggal pergi jika ingin refreshing. Yah masa kuliah, masa dimana segalanya tak terpaku waktu, dimana semua tak monoton seperti ini, pergi setiap pagi dan pulang disore hari.
Aku rindu saat pergi kuliah di jam 10 pagi, atau di jam 3 sore. Itu menyenangkan, dimana hanya 3 sks sehari atau bahkan 11 sks sekaligus. Dimana hanya membawa binder dan 1 buku pegangan atau binder dan 5 buku pegangan sekaligus. Ngeluh sana sini gegara bawaan yang super berat, jalan sana sini saking bingungnya nunggu jam berikutnya, nongkrong sana sini setelah kuliah pagi 3 sks.
Aku rindu dimana terkadang pergi kekampus hanya untuk bertemu teman dan nongkrong di kalong alias kantin lorong, yah kantin FEB yang sangat sumpek, tapi jajanannya banyak dan super murah. Jarang banget cewe yang nongkrong disini, kecuali geng gue ya karna punya geng cowo yang kuncen banget disini.
Rindu juga saat belajar dikelas yang sosoan nyatet padahal nulis lirik lagu giliran sama temen gue, atau ngewarnai gambaran temen gue yang super kece. Dimana dateng Cuma buat titip absen dan nongkrong depan kelas, gak ngerti juga sih dulu kenapa gak masuk aja dari pada nongkrong depan kelas. Abisin waktu dikosan temen 5 semester, cuma main plant vs zombie yang dulu lagi in banget, tidur, nonton, makan. Ah bahagianyaaaaa…
Manja-manjaan ke temen, dimanjain temen. So happy be youngest than all. Emang selalu enak jadi yang termuda, dari jaman SD, SMP, SMA, dan Kuliah. Manja selalu dimaklumin, katanya “si bungsu”.
Rindu juga dijemput kekasih hati. Selalu nebeng dulu untuk sampai di tempat jemput beliau. Katanya sahabat gue sih kl jadi sinetron bagusan judulnya “Cintaku Bersemi di Boromeus” soalnya gue selalu minta jemput disana.
Rindu banget sama yang namanya keceng-kecengan, heboh-hebohan, ngedumel bareng karena sebel sama orang-orang yang hobi banget gosip atau ngerjain tugas di mushola.

Well, I see that all never back again. So miss all of moment L