Rabu, 13 Agustus 2014

Ya Tuhan Alwaaaaaaan

Mama mendapati telpon dari sekolah adikkku, katanya dia tak masuk lagi sekolah sejak hari Sabtu, mau tak mau, suka tak suka Papaku harus menemui guru BK dan Wali Kelasnya. Aku tak mengerti akan jalan pikirannya. Setelah cuti selama 2.5 bulan dan pindah jurusan masih saja dia mengulangi kesalahan yang sama.
Untung saja Papa memasukkannya ke sekolah terbaik, walaupun swasta tapi aku yakin tak ada sekolah lain yang bisa memberikan cuti pada muridnya.
Sudah bisa dipastikan, jika seperti ini secara otomatis jantung mama kambuh dan emosi papa meningkat. Kl mama sakit, papa tak akan tenang. Jika papa tak tenang kami anaknya yang kena imbas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar