Sabtu, 12 Maret 2016

komitmen

Ini sudah bukan lagi tentang pacaran yang hanya pacaran, yang ketika setiap detik harus saling berkabar, setiap menit harus saling mengingatkan, setiap jam harus saling menatap, setiap hari yang harus bersama. Ini tentang kedewasaan dan saling kepercayaan memegang komitmen. Tak perlu selalu menjadikan komunikasi sebagai bahan pertengkaran. Selama aku dan kamu mempunyai kesibukan yang memang sibuk, disitulah kesabaran diuji. Ketika pesanmu baru ku balas setelah beberapa jam kemudian atau sebaliknya, saling memaklumi akan pekerjaan yang memang tega tak memberikan waktu untuk kita hanya saling bertegur sapa adalah cara terbaik.
Ketika diluar sana banyak wanita cantik dan lebih banyak waktu untukmu, kamu tetap bertahan dengan wanita pas-pasan dan sulit meluangkan waktu untukmu bahkan hanya untuk membalas pesan singkatmu. Begitu juga denganku yang setiap hari bertemu teman kantor yang selalu mendoakan untuk segera berpisah denganmu, aku berusaha untuk tetap mengacuhkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar