Rabu, 08 Oktober 2014

Hanya Berusaha

Wanita biasa sama seperti yang lainnya. Wanita yang pandai menutupi perasaannya, mampu menahan sakit, mampu menutupi kesedihan, mampu terus berjuang walau sudah sangat lelah, mampu bertahan walau terkadang oleng, mengekspresikan kebahagian yang terkadang berlebihan.
Menjadi seorang yang berusaha bersikap baik pada semua orang walaupun dicaci, dimaki, dihina, diabaikan. Berusaha selalu sabar menghadapi para penggoda, pengganggu, pengkhianat. Tetap menjaga hati walaupun sudah sangat teriiris. Tetap berpositif agar tak timbul dendam, tak timbul suudzan. Berusaha menikmati hidup yang sudah semakin terbatas. Segala sesuatu yang selalu dipantau, membuatku menjadi lebih berhati-hati akan segala hal.
Sabar memang tak berbatas, sepertinya aku bukan wanita sabar, aku hanya berusaha sabar dan akhirnya gagal. Emosi yang tiba-tiba meluap entah karena hal apa yang jelas setelah aku tenang dan berpikir kembali ternyata memang aku yang terlalu sensitive karena bosan menjadi sabar.

Baik, tak akan pernah terpikir untuk menjadi jahat. Aku hanya berusaha baik, karena saat kebaikanku dimanfaatkan, di tertawakan, aku kesal dan marah terkadang juga menyesal pernah menjadi baik dan berusaha menjaga perasaan orang lain yang sebenarnya mereka juga tak pernah menjaga perasaanku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar